Info TerUpdate Masa kini

Rabu, 21 Mei 2014

Makam Bathoro Katong Ponorogo

Makam Bathoro Katong terletak di sebelah timur Masjid Kadipaten Ponorogo yang berada di Desa Setono, Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo. Lokasi ini merupakan cikal bakal awal berdirinya Kadipaten Ponorogo dibawah pemerintahan Bathoro Katong putra Brawijaya Majapahit. Kadipaten Ponorogo diperkirakan mengalami masa transisi dari Majapahit ke Demak tahun 1486 dan Bathoro Katong diangkat menjadi Adipati (Bupati) pertama Ponorogo pada tahun 1496.

Memasuki lokasi makam Bathoro Katong ini, pengunjung harus melewati 7 (tujuh) gapura dari jalan utama.
Gapura pertama dari jalan utama.

Gapura ke-dua.

Gapura ke-tiga. Ini adalah batas naik kendaraan. Pada dasarnya tidak boleh naik kendaraan lebih dekat lagi, namun apabila ingin tetap naik kendaraan, silahkan belok kiri, kemudian kira-kira 100m belok kanan, lalu 100m belok kanan lagi hingga sampai di belakang Masjid Kadipaten. Anda bisa memarkir kendaraan anda di depan Masjid.


Gapura ke-empat. Setelah gapura ini dapat dijumpai sebuah pendopo untuk istirahat pengunjung dan di sisi sebelah baratnya adalah Masjid Kadipaten (Masjid Bathoro Katong). Dari lokasi ini, area pemakaman terbagi tiga lokasi yang masing-masing dibatasi gapura. Dua lokasi makam, yaitu di utara masjid dan disebelah timur bagian selatan adalah pemakaman untuk selain keturunan dan keluarga Bathoro Katong. Sedangkan makam Bathoro Katong ada di sebelah timur bagian utara dengan melewati gapura selanjutnya.

Gapura ke-lima. Ini adalah batas alas kaki. Pengunjung tidak boleh memakai alas kaki melewati gapura ini. Jika takut hilang atau tertukar, silahkan bawa masuk dengan dijinjing atau dimasukkan tas.

Gapura ke-enam. Didepan gapura ini diletakkan dua buah batu gilang atau batu penobatan.

 Gapura ke-tujuh.
 
Di lokasi makam Bathoro Katong terdapat tiga bangunan cungkup. Cungkup barat adalah makam Ki Ageng Mirah, cungkup tengah adalah makam Bathoro Katong, dan cungkup timur adalah makam istri Bathoro Katong. Sedangkan makam anak dan menantunya tersebar di cungkup tengah dan timur (disekitar makam Bathoro Katong dan istrinya).

Ruangan makam Bathoro Katong.







Tidak ada komentar:

Posting Komentar