Info TerUpdate Masa kini

Selasa, 31 Oktober 2017

Daerah di Jawa Tengah Ini Paling Rawan Longsor

Memasuki musim hujan saat ini, ada lima daerah di Jawa Tengah yang paling rentan terjadi bencana tanah longsor. Daerah paling rentan tanah longsor itu meliputi Kabupaten Wonosobo, Banjarnegara, Purbalingga, Purworejo dan Kebumen.



"Paling rentan, tanah longsor. Kabupaten Semarang juga termasuk, tapi paling rentan Wonosobo, Banjarnegara, Purbalingga, Purworejo dan Kebumen. Relatif yang paling aman hanya Kota Salatiga," kata Wakil Gubernur Jawa Tengah Heru Sudjatmoko usai menghadiri Silaturahmi Politik Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah di Susan Spa dan Resort, Bandungan, Kabupaten Semarang.

Untuk ancaman bencana alam memasuki musim penghujan di Jawa Tengah, kata Heru, pertama tanah longsor dan kedua banjir. Sejauh ini, untuk banjir telah terjadi di Cilacap dan Kebumen. Warga yang selama ini tinggal di daerah rawan bencana longsor karena lahannya yang terbatas.

"Terutama yang sulit karena lahan yang terbatas, daerah bergunung-gunung. Bagaimana dia membangun rumah tidak di tempat-tempat yang rawan kelongsoran atau longsor tempatnya. Jadi kita mudah ngomongnya, tidak mudah solusinya, contohnya di Banjarnegara paling banyak," katanya.

Solusi untuk menghindari terjadi longsor terutama di daerah rawan tersebut lanjut dia, secara teoritis memang transmigrasi. Namun hal itu tidak mudah untuk mentransmigrasikan. Untuk itu, jika saat musim kemarau ada tanah yang merekah, pada musim penghujan lebih berhati-hati.

"Paling tidak kalau ada tanah merekah ketika kemarau itu hati-hati, sebab karena musim hujan pasti keisian air. Kalau semakin banyak, istilah orang Jawa mung banyu itu akan rentan longsor dan struktur tanahnya unik di daerah-daerah longsor itu," ujarnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar